Passion Vs Profits Mana Yang Harus Anda Pilih
Halo apa kabar semua…mudah-mudahan masih dalam keadaan baik. Pada postingan kali ini saya akan membahas bagaimana cara menentukan topik blog.
Secara garis besar, orang dihadapkan pada dua pilihan dalam menentukan topik blog. Pertama, topik yang memang sudah menjadi hobi dan kesenangan anda, atau kedua, topik yang berpotensi menghasilkan uang lebih banyak.
Mari kita analisa satu per satu…
-
Memilih Topik Kesenangan Anda (Passion). Beberapa blogger menganjurkan untuk tak memikirkan uang. Karena besar uang yang datang bergantung besarnya kepedulian kita terhadap blog yang kita bangun. Saya paham, semua orang pasti tertarik dengan uang. Saya juga.
Tapi, kita tidak bisa memaksakan diri untuk menggeluti hal yang tidak kita sukai meski sumber uang mengalir deras di situ. Sebaliknya, kita akan lebih termotivasi dan mudah menciptakan hal-hal baru dan menarik jika kita menekuni hal yang kita suka. Apalagi untuk urusan menulis konten. Kita punya kekuatan untuk menghasilkan konten yang paling baik karena kita menyukai topiknya. Kepala saya juga sering mengucurkan ide-ide cemerlang ketika saya sedang mengerjakan tema-tema konten favorit.
Jika anda percaya topik yang anda sukai bisa mendatangkan profit, maka fokuslah di sana. Uang memang bisa jadi motivator utama anda. Tapi, bisnis blogging anda tentu tidak berjalan dalam waktu singkat, bukan? Selama kita masih bisa mengelola blog dengan baik, ya blog kita akan terus hidup. Jangan sampai anda memaksakan diri memilih topik potensial profit tapi pada akhirnya anda bosan. Karena, anda merasa tersiksa menjalankan yang bukan pilihan hati anda.
-
Memilih Topik Yang Potensial Mendatangkan Penghasilan (Profit). Pilihan lainnya anda memilih topik yang memang benar-benar basah. Anda memilih topik yang anda sukai hasilnya. Karena fokus dalam blogging adalah untuk menghasilkan uang.
Jika anda tipe orang yang percaya bahwa menyukai suatu hal itu memerlukan proses, silakan pilih topik blog yang potensial mendatangkan profit. Dan,kesampingkan topik favorit anda. Misalnya, saat ini anda tidak suka olahraga, tapi blogging dengan topik olahraga adalah sumber penghasilan memikat. Kalau anda percaya anda bisa mencintai olahraga seiring berjalannya proses blogging, anda harus ambil topik ini. Jangan tunda lagi.
Jangan khawatir anda akan cepat bosan karena harus sering menulis konten-konten berbau olahraga. Karena uang yang anda dapat dari blogging olahraga ini akan menghibur anda. Bahkan, anda bisa sangat mencintai olahraga tersebut jika topik ini berhasil membawa anda pada kesuksesan.
Contoh lain, affiliate program. Seumpama anda bergabung dengan affiliate program yang menjual produk-produk fashion. Sementara anda bukan seorang fashionista, bukan orang yang mengikuti perkembangan mode. Bahkan anda cenderung “slengekan” dalam berbusana.
Padahal, tugas anda sebagai seorang affiliate marketer adalah mempromosikan dan memasarkan baju dan beragam aksesoris. Tapi, saya jamin anda tak akan bosan menjadi affiliate marketer untuk produk ini. Karena anda terdorong oleh besarnya komisi affiliate yang bisa anda peroleh. Industri fashion tidak akan pernah mati. Semua orang suka tampil gaya, terutama wanita. Terlebih yang ada di kota-kota besar. Penampilan adalah segalanya. Jadi, manfaatkan saja kesempatan ini. Selama anda bisa mendapat banyak keuntungan, kenapa anda tidak berani menggelutinya? Just do it!
Jadi, topik apa yang anda terapkan dalam blog anda?
